Featured Posts

agent ibc - Tubruk Cruz Azul 4-0, Madrid di Final Real Madrid memastikan diri terlepas di final Piala Dunia Antar tim sesudah menggulung Cruz Azul. Melalui gol-gol atas Sergio Ramos, Karim Benzema, Gareth Bale, serta Isco, Madrid menang empat gol tanpa...

Read more

Info taruhan bola - Dominasi Bayern Bikin Augsburg... Bayern Munich dapat merengkuh tahap juara musim dingin (Herbstmeister) usai meruntuhkan Augsburg 4-0. Sempat mengimbangi Bayern di sesi mula-mula, Augsburg alhasil bertekuk lutut risiko kekuatan total...

Read more

permainan bola kaki - Mihajlovic yg Jeli Mengubah Kiat... Dampak seri diraih Juventus saat menolak rangking 4 Serie A, Sampdoria, di Juventus Stadium. Pernah tertinggal memimpin semakin dulu sama gol Patrice Evra, Sampdoria berhasil mencuri angka via depakan...

Read more

Bursa taruhan bola - Setan Merah Versus Si Merah: Pertarungan... Premier League minggu ke-16 hendak menjadikan duel dua raksasa Inggris, Manchester United dan Liverpool, dalam Old Trafford, Minggu (14/12) malam WIB mendatang. Laga yang diprediksi bakal melintas hebat...

Read more

agent ibc - Terjang Almeria 4-1, Madrid Perpanjang... Real Madrid memperpanjang untaian kemenangan mereka di musim ini. Selepas menumbuk Almeria 4-1 di dalam pertemuan La Liga, Los Blancos masa ini mencatat 20 keunggulan beruntun-runtun. Menjumpai Estadio...

Read more

  • Prev
  • Next

agent ibc – Tubruk Cruz Azul 4-0, Madrid di Final

Category : Artikel

Real Madrid memastikan diri terlepas di final Piala Dunia Antar tim sesudah menggulung Cruz Azul. Melalui gol-gol atas Sergio Ramos, Karim Benzema, Gareth Bale, serta Isco, Madrid menang empat gol tanpa balas.test1

Di dalam pertentangan yang berjalan dalam Stade de Marrakech, Marrakesh, Rabu (17/12/2014) subuh WIB, Madrid tampak relatif dominan. Los Blancos termasuk punya 20 attempts (13 on target) seputar kompetisi. Sementara, Cruz Azul miliki 15 attempts sejauh duel, akan tetapi selesai puncak yang jelek cuma membuat lima di antaranya tepat sasaran.

Madrid udah unggul dua gol tanpa balas dalam episode perdana. Gol mula-mula mereka diciptakan sama Sergio Ramos dalam menit ke-15, sementara gol kedua mereka diciptakan oleh Karim Benzema pada menit ke-36.

Gol Ramos diawali oleh satu buah sepak terjang bebas dari sisi kiri defensi Cruz Azul. Tendangan lepas itu kemudian dieksekusi sama Toni Kroos juga melambung pada daerah depan gawang Cruz Azul. Ramos lantas menanduknya dan menyampaikan Madrid keberhasilan 1-0.

Setengah jam pertandingan berjalan, Kroos mendapatkan peluang lewat terjangan dr luar tempat penalti. Namun,, tendangannya tetap dapat diamankan oleh kiper Cruz Azul, Jose Corona.

Pada menit ke-35, Benzema memperbesar keunggulan Madrid sebagai 2-0. Dani Carvajal jadi pelaku diperlukan di gol ke 2 ini. Menusuk daripada sebelah kanan, Carvajal mengecoh tiga orang tokoh lawan sebelum akhirnya mengelakkan umpan silang. Sasaran yg dilepaskan sama Carvajal itu lantas disambar oleh Benzema dgn tendangan kaki kanan.

Lima menit lalu, Cruz Azul mendapatkan penalti selepas Sergio Ramos melanggar Mariano Pavone. Ramos pun memperoleh kartu kuning. Meskipun demikian, penalti yang dieksekusi oleh Gerardo Torrado gagal. Tendangannya tengah dapat ditepis Iker Casillas

Tatkala babak kedua, tepatnya pada menit ke-50, Madrid memperlebar jarak dengan Cruz Azul melalui gol ke-3 yang diciptakan oleh Gareth Bale.

Gol datang atas serangan pada sisi kiri yang dibangun oleh Isco dan Benzema. Bola setelah itu dikasih kepada Cristiano Ronaldo yg berlari di sisi sayap. Ronaldo lalu kemudian melepaskan umpan silang ke depan gawang juga Bale menyambutnya dengan sundulan.

Sekalipun tertinggal tiga gol, Cruz Azul enggak beralih menjadi defensif. Sebaliknya, mereka selalu bermain ofensif. Tujuh menit selepas gol Bale, Mariano Pavone mendapatkan kesempatan. Namun,, sundulannya tengah menyamping.

Selain perundingan akhir yg buruk, Casillas tampil apik untuk menghalangi serangan-serangan tokoh Cruz Azul. Berdokumentasikan, kiper internasional Spanyol ini mengerjakan lima penyelamatan sepanjang duel.

Pada menit ke-66, Cruz Azul memiliki kesempatan lewat sepakan Pablo Barrera daripada luar kotak penalti. Celaka untuk Barrera, tendangannya sedang menyimpuk tiang gawang.

Barrera kembali meraih kesempatan lima menit setelah itu. Namun, lagi-lagi gagal merajang jala Madrid. Kali tersebut, tendangannya dari sisi kanan masih sanggup diamankan Casillas.

Ronaldo juga pernah meraih dua kesempatan setelahnya. Akan tetapi, ke-2 peluang bintang usul Portugal ini tak mendatangkan perolehan. Gol keempat Madrid akhirnya lahir bukan atas kaki atau kepala Ronaldo

Merupakan Isco yang membuat gol keempat Madrid di menit ke-72. Meskipun tidak mencetak gol, Ronaldo lagi-lagi jadi penyumbang assist. Ronaldo dengan ada dalam sisi kiri memberikan bola terhadap Isco yang tampil di luar kotak penalti. Sesudah melewati dua orang pemain Cruz Azul, Isco lalu kemudian melepaskan tendangan datar dan membuat Madrid memimpin 4-0.

Susunan Pemain

Cruz Azul: Corona, Gimenez (Fabian 65), Rojas (Valadez 76), Pinto, Rodriguez, Zuniga, Torrado, Bernardello, Formica, Pavone (Barrera 65).

Real Madrid: Casillas, Pepe, , Illarramendi, Isco (Jese 76), Bale, Ronaldo, Ramos (Varane 64), Marcelo, Carvajal, Kroos (Khedira 73) Benzema.

Info taruhan bola – Dominasi Bayern Bikin Augsburg Keletihan

Category : Artikel

Bayern Munich dapat merengkuh tahap juara musim dingin (Herbstmeister) usai meruntuhkan Augsburg 4-0. Sempat mengimbangi Bayern di sesi mula-mula, Augsburg alhasil bertekuk lutut risiko kekuatan total Die Roten.test1

Munich melanjutkan prosesi mereka pada Bundesliga musim ini dengan bertandang ke SGL Arena, bertanding mengelak FC Augsburg. Perjalanan jarak pendek ke metropolitan Augsburg (yang terletak di negara bagian yg sama dengan metropolis Munich; Negeri Bagian Bayern) habis pantas.

Tim Pep Guardiola berjaya mencipta empat gol sekaligus berhasil memelihara kesucian gawang mereka walaupun Manuel Neuer kerap-kerap jauh meninggalkan gawangnya sendiri.

Keunggulan gede ini berasa istimewa soalnya Bayern meraihnya dari pasukan penghuni status ketiga pada susunan klasemen sementara. Lain unsur, tambahan tiga poin dari pertentangan itu menuntun Bayern menutupi status Herbstmeister (dengan harfiah berarti juara musim gugur).

Tanpa harus menyebrangi 17 rivalitas, Bayern sudah makbul menyandang tingkat juara Hinrunde; juara babak pertama.

Kinerja kompetisi mengelak SC Freiburg serta FSV Mainz 05 nggak hendak menggoyang kondisi Bayern di teratas klasemen, terutama meski VfL Wolfsburg selaku seteru terdekat berjaya mengutip sembilan angka atas tiga pertandingan tertinggal di paruh perdana. Bayern sementara itu meraup keunggulan sepuluh poin atas pesaing terdekat mereka.

Penguasaan Keseluruhan juga Hari yg Wajar utk Neuer

“Saya merasakan bahwa segalanya makin segar daripada hari ke hari, ” ujar Franck Ribery pada sebuah wawancara yang hasilnya dimuat di web resmi Bundesliga dalam bulan November lalu. Permainan Bayern sudah maju ke haluan yg jauh lebih bagus soalnya tiap-tiap tokoh udah makin baik mengerti satu sama lain, jadi pertunjukkan lebih lebih baik atas musim yg lalu.

Hal itu, dari sisi Ribery, yaitu trik permainan gemerlap Bayern musim ini. Lewat pengertian antar pemain yang baik, Bayern bisa menggalang semakin besar ancaman soalnya mereka sulit diterka. Hal itu tentu terlihat pada laga melawan Augsburg, bahkan di babak perdana.

Kesepakatan antar pemain yg elok memproduksi jalan bola demikian terampil. Tiap-tiap tokoh Bayern senantiasa medapati kawan utk diumpan, juga seringkali pemain yang mendapatkan bola adalah pemain yg hadir luar biasa bebas. Jangankan memperoleh pengawalan dr lawan, mendapatkan perhatian pun enggak. Dalam sesi pertama, Bayern sangat acap melepaskan sasaran tidak terduga.

Hal itu memproduksi Bayern benar-benar menguasai jalannya kompetisi. Pada episode ke 2, masalah tersebut bisa terjadi soalnya tindasan yg dikasih oleh Augsburg sedikit mengendur. Terus melangkah demi mempersempit celah gerak dan menutup jalan umpan Bayern yang dikerjakan pada putaran perdana tampaknya sudah memproduksi tiap-tiap tokoh Augsburg kecapekan.

Tak mencengangkan seandainya kemudian Bayern secara menyeluruh sanggup dengan total mendominasi jalannya pertandingan. Apalagi statistik duel pun menyertakan perlawanan yg sangat transparan antara ke 2 kesebelasan.

Satu hal lain yang menjauhkan Augsburg daripada keunggulan (atau setidaknya keberhasilan buat mencetak gol) yaitu kompetensi lini belakang Bayern. Augsburg tau bahwa cara terhebat guna menjarah gol atas Bayern ialah lewat serangan balik. Mereka mempraktekkan cara itu. Cuma aja, usaha Augsburg tidak pernah berhasil.

Jika semua outfield player Bayern tak mampu memusnahkan hantaman Augsburg pra bola menentang tempat rawan, Manuel Neuer tak ragu untuk menongol menjauhi gawangnya. Dunia telah mengenalnya sederajat penjaga gawang yg berani mengambil risiko; Neuer menyiratkan tatapan ini di pertarungan ini.

permainan bola kaki – Mihajlovic yg Jeli Mengubah Kiat juga Membuat Dinding Teguh

Category : Artikel

Dampak seri diraih Juventus saat menolak rangking 4 Serie A, Sampdoria, di Juventus Stadium. Pernah tertinggal memimpin semakin dulu sama gol Patrice Evra, Sampdoria berhasil mencuri angka via depakan kaki kiri Manolo Gabbiadini.test1

Raihan satu poin tersebut cukup disesali Juventus. Pasalnya, selain menciptakan jarak antara mereka & AS Roma menipis, yakni satu angka, impak sama mata ini menghentikan 25 keunggulan kandang beruntun Juve di Serie A. Terlebih lagi sebenernya kesempatan unggul beri Juve sempurna besar sebab menguasai jalannya pertentangan.

Dalam ronde perdana Juve demikian dominan. Gempuran demi gempuran langsung mengalir. Tapi kiper Sergio Romero main cukup gemilang. & dalam putaran ke 2, regu bimbingan Sinisa Mihajlovic itu mampu menyerang titik lemah ‘Si Nyonya Tua’ dengan demikian memaksakan perolehan draw.

Tembok Teguh Sampdoria

Sampdoria mulai awal pertentangan bertambah memisah-misahkan buat mengunggulkan ofensif pulih setaraf kuasa guna mencetak gol. Blucherciati konsentrasi dalam tembok dengan hanya menyisakan Stefano Okaka seorang diri di lini depan periode bertahan.

Tatkala meraih hantaman, Sampdoria mempergunakan sembilan pemain utk mendirikan dinding penjagaan dari tengah. Angelo Palombo lalu tampil untuk holding midfielder yg mundur selevel dengan bek tengah. Sementara Pedro Obiang berdinas memerankan pengganggu di lini tengah. Motif pun seolah beralih dr 4-5-1 menjadi 5-3-1-1.

Obiang sendiri memintas fleksibel. Begitu tokoh tengah Juventus menguasai bola, ia hendak jadi tokoh pertama yang mengganggunya. Tapi tatkala bola digulirkan ke kiri, ia akan menarik langkah selaras dengan tiga gelandang yang lain.

Taktik itu membuat Juve tidak siap memainkan umpan-umpan pendek dalam depan wilayah box penalti. Juventus betul2 biasa menaikkan Arturo Vidal atau Paul Pogba dalam mengiringi Roberto Pereyra yang sebagai tokoh no. 10.

Dr gambar di atas, Vidal juga Pereyra tampak ada makin mendekati daerah kotak penalti dgn Morata ditugaskan sejajar pemantul. Dgn mundurnya Obiang, celah di zona kotak penalti cukup sesak. Sehingga Juve pun bertambah bersabar guna mengajak setiap tokoh Sampdoria utk meninggalkan posnya.

Hanya saja Juve beruntung punya gelandang-gelandang (serta pula Tevez yg getol diturunkan di tengah) dengan skill yang mumpuni dalam hal melewati tokoh lawan. Begitu struktur umpan-umpan singkat Juve gak mampu diperagakan, setiap tokoh ini berinisiatif utk mendobrak penjagaan lewat tengah.

Pogba, Tevez, Pereyra, juga Marchisio makbul melakukan 2 dribble berhasil. Lewat keempat tokoh ini lini defensi Sampdoria agak kelimpungan, dengan demikian dari sinilah peluang per kesempatan Juve lahir. Namun beruntung, Sampdoria mengantongi kiper setangguh Romero. Dr lima tendangan dengan menuju pada gawang, 4 di antaranya sukses dihalau kiper timnas Argentina itu.

Gol Juventus sendiri dihasilkan dr susunan sasaran pojok. Claudio Marchisio mengirim sasaran pada Evra yang kemudian menyambutnya dengan sundulan keras. Gol itu kian terhadap kejelian Evra pada menelaah ruang sebab ia tampak dr belakang. Sementara itu seorang fullback biasanya bakal menunggu di zona sentral lapangan tatkala memperoleh terjangan sudut guna mengatasi serang balik gesit.

Perubahan Siasat Merempuh Sampdoria

Penyesalan Sampdoria tidak siap mencipta gol pada babak perdana ialah soalnya lambatnya transisi menerobos bertahan ke menyerang. Tatkala Okaka ataupun Eder memiliki bola, pemain lainnya kerap terlambat dalam menyampaikan sasaran. Itu membuat Okaka maupun Eder acap kalah nominal pada berada di tempat defensi milik Juve. Sampdoria pun akhirnya seringkali dengan mulus kehilangan bola.

Bursa taruhan bola – Setan Merah Versus Si Merah: Pertarungan Sengit dalam Lini Tengah

Category : Artikel

Premier League minggu ke-16 hendak menjadikan duel dua raksasa Inggris, Manchester United dan Liverpool, dalam Old Trafford, Minggu (14/12) malam WIB mendatang. Laga yang diprediksi bakal melintas hebat menuakan lini tengah bakal menjadi tulang punggung ke-2 team tersebut.test1

MU bakal menyuguhi Liverpool dgn kepercayaan diri menjulung saat mendominasi lima laga terakhirnya dalam Premier League. Setelah sempat tersendat-sendat dalam mula musim, tim Louis van Gaal tersebut sudah duduk dalam status ke 3 klasemen.

Berbeda dengan pada team Liverpool, permainan anak asuh Brendan Rodgers ini masih belum kunjung bagus sampai liga melintas 15 pekan. The Reds harus kembali ikhlas kehilangan poin pada kandang sendiri selepas bermain sama mata tanpa gol dengan Sunderland.

Kualitas permainan Liverpool musim ini sangat kontradiktif dengan musim silam. Intensitas lini serang Liverpool yang amat ditakuti lawan di musim lalu sedikit pun gak terlihat pada musim ini.

Dalam Tengah Badai Cedera

Kedua kru sama-sama hadir pada kompetisi ini dgn menghalangi kesulitan badai cedera. Dalam pihak MU, barisan tameng yaitu bagian yang terantuk hasil amat besar. Chris Smalling, Rafael, Luke Shaw, Daley Blind, juga Phil Jones yakni 5 pemain bertahan United yang masih mesti absen karena cedera.

Selain tersebut, tetap ada Angel Di maria dan Jesse Lingard yg juga masih belum bisa hadir melawan Liverpool karena cedera.

Sedangkan dari Liverpool, Rodgers sedang disusun pusing dampak setiap penyerangnya yg tidak kunjung sembuh. Dua penggempur tumpuan mereka, Mario Balotelli serta Daniel Sturridge, masih di perawatan, meskipun beberapa kalangan mengeluarkan jika Balotelli tepat mulai sembuh dan mungkin hendak siap dimainkan di laga Minggu malam kelak.

Dengan kondisi ini, Louis Van Gaal peluang hendak terpaksa mempertunjukkan Michael Carrick dalam regu pertahanan. Carrick hendak melengkapi 3 barisan pemain dalam tim pertahan MU bersama Marcos Rojo juga Johny Evans. Tampaknya bakal terlalu berisiko kalau Van Gaal membongkar bek-bek muda sebagaimana Tyler Balckett ataupun Patrick McNair dalam duel yang sesak gengsi tersebut.

Mundurnya Carrick pada regu pertahanan hendak menciptakan grup gelandang dipercayakan sama Ander Herrera juga Marouane Fellaini. Dua gelandang ini hendak mendukung penguasaan Juan Mata yang bekerja mengurus hantaman Manchester United.

Jikalau di team Liverpool, selepas terbuang dari Liga Champions wajar saja mereka gak rela tambah tersungkur pada Liga Inggris. Dipastikan atas itu mereka mesti bisa memunculkan pengaruh terhebat yg dimiliki utk bisa memperoleh poin penuh.

Rodgers kemungkinan akan balik menyelenggarakan Lucas Leiva serta Jordan Henderson dalam mengisi lini tengah Liverpool, namun Steven Gerrard bakal balik ditempatkan setaraf gelandang serang dalam belakang striker.

Dalam sisi kanan dan kiri, Raheem Sterling dan Coutinho hendak kembali diandalkan utk mengerjakan perembesan di jantung pertahanan Manchester United.

Sebab itu saat ini yg jadi perkara tinggal menjadikan siapa yang bakal dipercaya bagi mengisi status penggempur. Rodgers mempunyai 2 alternatif dengan agak susah, Rickie Lambert atau Mario Balotelli.

Lambert kini betul-betul sudah tak setajam saat masa jayanya di Southampton. Akan tetapi penggempur berusia 32 tahun itu udah memberikan kontribusi yang tidak jelek di dalam beberapa pertentangan terakhir Liverpool.

Adapun Balotelli yang dikabarkan udah balik masuk berlatih, sanggup menyampaikan harapan lainnya bagi Rodgers. Sekalipun masih belum menunjukan ketajamannya di Liverpool, Balotelli berdokumentasikan sempat menjempalitkan MU momen masih menentang Manchester City.

agent ibc – Terjang Almeria 4-1, Madrid Perpanjang Deretan Keunggulan

Category : Artikel

Real Madrid memperpanjang untaian kemenangan mereka di musim ini. Selepas menumbuk Almeria 4-1 di dalam pertemuan La Liga, Los Blancos masa ini mencatat 20 keunggulan beruntun-runtun.test1

Menjumpai Estadio de los Juegos Mediterraneos, Sabtu (13/12/2014) dinihari WIB, Madrid main dgn keuletan terbaiknya. Pembimbing Carlo Ancelotti senantiasa menggerakkan trio Cristiano Ronaldo-Karim Benzema-Gareth Bale pada lini depan.

Tiga gol terwujud dalam putaran pertama. Isco membuka skor bagi pasukan tamu pra disamakan sama Verza. Gol Bale membuat Madrid unggul 2-1 ketika turun minum.

Pada paruh ke-2, Almeria sebetulnya memiliki kesempatan emas guna menyamakan skor. Namun, sepakan penalti Verza sanggup dimentahkan oleh Iker Casillas.

Justru Madrid yang sukses menstabilkan keunggulan mereka pada menit-menit puncak. Ronaldo mencipta 2 gol terusan guna memastikan Madrid mengait keunggulan ke-20-nya secara bersambung di segenap kompetisi.

Tambahan tiga nilai mengokohkan posisi Madrid pada puncak klasemen sementara dengan 39 poin atas 15 kubu. Mereka menang lima poin buat Barcelona yg ada di posisi kedua. Almeria diturunkan ke susunan ke-19 dengan nilai 10.

Jalannya Pertandingan

Madrid baru meraih kesempatan bersih pertama dalam menit ke-13. Toni Kroos melepaskan tendangan voli keras atas depan box penalti. Bola sedikit serong haluan sesudah menyenggol kepala tokoh lawan serta kemudian menghantam mistar.

Sesudah sempat kesulitan meruntuhkan defensi Almeria, Madrid walhasil dapat membongkar kebuntuan pada menit ke-34 melalui gol Isco. Gol tersebut diawali sasaran lambung Karim Benzema atas sisi kanan. Isco yg berdiri di tempat penalti menerimanya, lalu menguji menjerat bek lawan, Michel. Sehabis mendapatkan ruang, tokoh bernomor belakang 23 tersebut menggeser tembakan yg menyerbu sudut bawah gawang.

Almeria sukses menyamakan tingkat tatkala perjuangan berusai 39 menit via gol mempesona Verza. Verza menyambar bola liar pada depan tempat penalti Madrid dgn sepakan setengah bola yg gak dapat dihentikan Casillas. Almeria 1, Madrid 1.

Akan tetapi, Madrid menunjukkan perhatian yg sungguh bagus usai kebobolan. Pada menit ke-42, mereka unggul 2-1 sesudah sundulan Bale mengirimkan umpan silang Kroos menggetarkan gawang tim tuan rumah.

Dalam sisa babak pertama, tak tersedia gol yg terwujud. Skor masih 2-1 buat keunggulan Madrid tatkala bermain minum.

Ronaldo mencoba menambah keunggulan Madrid di pembukaan putaran ke-2. Namun demikian, tembakannya diblok pemain lawan dan cuma mengundang sepak pojok.

Bale nyaris mendirikan gol dua-duanya momen laga menduduki menit ke-54. Di dalam suatu hantaman balik, dia berlari kencang atas wilayah tameng Madrid hingga kotak penalti Almeria. Tetapi, penyelesaiannya sekiranya melenceng.

Berselang 3 menit, kesempatan Ronaldo yg belum sukses menggenjot kesempatan. Tendangan keras CR7 daripada luar kotak penalti masih bisa dimentahkan oleh kiper Almeria, Ruben.

Almeria mendapatkan kado penalti di menit ke-61 membuntuti pelanggaran yg dilakukan oleh Marcelo mengenai Edgar dalam wilayah terlarang. Akan tetapi, mereka menyia-nyiakan peluang emas ini. Eksekusi Verza ke arah kanan sanggup ditepis oleh Casillas.

Utk menutupi kemenangan mereka, Madrid berupaya menggelar gol ke-3. Ronaldo meraih peluang dalam menit ke-70, namun sepakannya dapat diamankan oleh Ruben.

Ronaldo kesudahannya mampu menempatkan namanya dalam papan skor saat menit ke-81. Berpadu-padan dgn Benzema, sontekan Ronaldo atas dalam kotak penalti mengangkat Madrid memimpin 3-1. Tidak lega dgn satu gol, Ronaldo balik merusakkan gawang Almeria di menit ke-88. Lesakan kerasnya menurunkan operan matang Daniel Carvajal tidak siap diantisipasi oleh Ruben.

Susunan Pemain

Almeria: Ruben; Michel, Ximo, Dubarbier (Zongo 59′); Soriano (Wellington 67′), Trujillo, Fran Velez (Corona 82′); Verza, Thomas, Edgar, Hemed

Real Madrid: Casillas; Isco, Kroos; Bale, Benzema (Coentrao 85′), Carvajal, Pepe, Varane, Marcelo; Illarramendi, Ronaldo

teknik bermain sepak bola – Tajamnya Taring Duo Madrid, Finalis Liga Champions Musim Yg lalu

Category : Artikel

Prestisius sederajat finalis Liga Champions 2013-2014, Real Madrid juga Atletico Madrid bisa menyibakkan kelas mereka seharusnya di Liga Champions musim ini. Madrid juga Atletico telah memastikan diri lolos dr tahap himpunan Liga Champions 2014-2015.test1

Ke 2 kesebelasan ibukota Spanyol tersebut luput pada bagian 16 besar dengan tahap selaku juara pada grup mereka masing-masing. Lebih dari itu, Los Blancos lolos dengan poin sempurna selepas terus-menerus unggul di enam rivalitas dalam Grup B.

Sementara Atletico sendiri juga sanggup melaju ke 16 gede Liga Champions sejajar juara grup A. Los Colchoneros mengumpulkan 13 poin dr enam pertarungan, merebut Juventus yg lolos sejajar runner up dgn torehan 10 skor.

Pada laga terakhir, Madrid menangani team Bulgaria, Ludogorets dengan skor telak 4-0. Pada lokasi lain, Atletico tampil sama mata tanpa gol di pangkalan Juventus, akan tetapi itu udah rada bagi tim bimbingan Diego Simeone itu terlepas sebagai juara grup.

Kepergian sekitar pemain bintang mereka semacam, Diego Costa, Filipe Luis, Thibaut Courtois, juga David Villa, benar tidak mempengaruhi penampilan Atletico. Mario Mandzukic, Antoine Griezmann, serta Guilherme Siqueira dinilai mampu menggantikan kedudukan yg ditinggalkan setiap pemain bintang itu.

Bagi Real Madrid, mereka masa ini ditempatkan selaku kesayangan untuk mempertahankan gelar juara Liga Champions yang mereka renggut musim silam. Penampakan skuad didikan Carlo Ancelotti ini terhitung luar biasa, paling utama mesin gol tersebut, Cristiano Ronaldo.

Madrid pecahkan rekor kemenangan bersambung dalam Liga Champions

Setelah mengalahkan Ludogorets, tim didikan Carlo Ancelotti tidak terkalahkan di dalam 19 pertandingan di semua kompetisi. Tinjauan tersebut meretakkan rekor Barcelona saat dilatih Frank Rijkaard dalam 2005-06, yang mengoleksi 18 keunggulan berturut-turut.

Gelandang serang Los Blancos, Isco, menguraikan keinginannya dalam mempertahankan rekor keunggulan tersebut selama masa mungkin. Tapi, Isco juga bukan hanya mau rekor kemenangan bersambung Madrid tidak putus, dia ingin mengangkat trofi Liga Champions lagi.

“Kami menjalani kedudukan grup dengan baik. Aku sangat bahagia dgn penampakan tim hari ini, apa cara kesebelasan main. Hari ini kami berniat dapat langsung merawat kemenangan ini selama mungkin, ” ujar Isco, seperti dilansir Marca.

“Malam menyerupai itu mesti dirayakan yg merupakan keunggulan ke-19 bersambung. Skuad tersebut hendak mengerjakan segalanya dengan betul, memenangi perjuangan sebanyak mungkin. Namun demikian, yg terpenting yakni menjuarai gelar juara, ” tambahnya.

Catatan-catatan berarti juga diukir oleh Ronaldo di rivalitas tersebut. Satu golnya menuntun kader peraih trofi Ballon d’Or 2014 tersebut makin mendekati Lionel Messi guna penyebar gol terbanyak di ajang Liga Champions.

Ini juga yakni performa ke-109 Ronaldo di Liga Champions. Dan, untuk mula-mula kalinya, mantan pemain Sporting CP serta Manchester United tersebut didapuk jadi kapten kru. Mencipta 1 gol lewat titik putih, Ronaldo saat ini udah mengoleksi 57 gol dr 57 pertentangan dalam panggung Liga Champions bersama Real Madrid.

Enam skuad lain pula memastikan karcis ke 16 gede Liga Champions

Kecuali Atletico, wakil Grup A lainnya ialah Juventus, namun bagi Grup B, Madrid ditemani oleh Basel. Sementara daripada Grup C, AS, Monaco lolos setaraf juara grup serta Bayer Leverkusen jadi runner up.

Daripada Grup D, sekalipun sama-sama mengoleksi 13 poin, Borussia Dortmund tampak sederajat juara grup, tetapi Arsenal dalam status runner up. Dengan demikian, delapan club yg telah memastikan diri ke 16 besar Liga Champions ialah Atletico Madrid, Borussia Dortmund, Juventus, Real Madrid, Basel, AS Monaco, Bayer Leverkusen, & Arsenal.

Info taruhan bola – Produktivitas Samir Nasri Kasihkan City Terlepas ke 16 Besar

Category : Artikel

AS Roma harus menghentikan perjalanannya di Liga Champions musim ini selepas tekuk lutut dari Manchester City 0-2. 2 gol dari Samir Nasri juga Pablo Zabaleta memproduksi Francesco Totti juga kawan-kawan kudu sudi tersisih dari liga golongan tertinggi dalam Eropa ini.test1

Di dalam rivalitas di Stadion Olimpico Kamis (11/12) pagi buta hari tadi, AS Roma diturunkan dgn motif 4-3-3. Di belakang, Mapou Yanga-Mbiwa dipilih buat mendampingi Kostas Manolas. Oleh karena itu Davide Astori disimpan dalam bangku cadangan.

Pola lini tengah, Rudi Garcia menggerakkan Seydou Keita juga menyimpan Daniele De Rossi. Sebab itu tokoh 34 tahun tersebut melengkapi duet Radja Nainggolan juga Miralem Pjanic.

Sedangkan di penyerang sayap, Adem Ljajic dipasang bersama Gervinho. Gaya cemerlang di dalam match sebelumnya, memaksa Juan Iturbe disingkirkan daripada line up.

Di kubu tamu, Martin Demichelis kesempatan itu ditemani oleh Elaquim Mangala di kunci defensi. Sementara itu Fernandinho memungut alih serta Yaya Toure yang absen karena sanksi. Tugasnya di mengarahkan bola, dipermudah sama Fernando Reges yg dimainkan semenjak menit perdana.

Manchester City mengangkat uraian 4-4-1-1 dengan menyusun Edin Dzeko sejajar penggempur tunggal. Samir Nasri main di belakang Dzeko serupa gelandang serang dengan sandaran Jesus Navas juga James Milner pada ke-2 sisi.

Inventivitas Samir Nasri

Manchester City harus kehilangan penggempur serta gelandang serang sandaran mereka, Sergio Aguero serta David Silva (baru sembuh dr cedera juga sudahnya masuk selaku pemain pengganti). Hal ini menghasilkan Manuel Pellegrini terdesak mengampai pada Edin Dzeko dan Samir Nasri guna merobohkan defensi AS Roma.

Beruntungnya, Samir Nasri berhasil menjawab kepercayaan yang dikasih Pellegrini. Dgn 1 gol serta satu assistnya, sudah super cukup guna menyampaikan Nasri prestise tokoh terhebat tadi malam. Namun enggak cuma itu saja jasa Nasri untuk Manchester City pada pertentangan ini.

AS Roma menyusun ke 3 gelandangnya pada tengah begitu intim dengan regu tameng. Jarak antara Keita, Nainggolan, dan Pjanic nggak pernah ada terlalu jauh dr sabuk 4 bek Roma. Hal itu wajar aja bakal menghambat City buat menembus defensi AS Roma dr tengah lapangan.

Selamat Pellegrini mengangkat Samir Nasri di duel kesempatan ini. Gelandang terjang asal Prancis ini betul-betul menunjukan inventivitas permainannya yang menciptakan City mampu tampak daripada kebuntuan.

Rapatnya zona di pusat lokasi tak menciptakan Nasri keresahan dan tak sanggup melaksanakan tugasnya. Ketimbang mesti berduel dgn 3 pemain Roma di tengah, Nasri memilih buat kian tampil melenceng & mengembangkan jalan bagi ke-2 pemain sayap City menyerbu tameng AS Roma. Masalah tersebut terlihat dr heatmap gelandang serang sumber Prancis ini yang banyak mengelola kampanye di area sayap.

Pergerakan pada area sayap yang dijalani Samir Nasri ini lah yg kemudian menghasilkan Manchester City mampu meruntuhkan pertahanan AS Roma. Dengan hadirnya Samir Nasri, City hampir senantiasa meraup 3 tokoh di sisi sayap. Penyerang sayap (Jesus Navas di kanan serta Milner pada kiri), fullback (Zabaleta di kanan serta Clichy di kiri), juga Samir Nasri.

Unsur ini pasti saja amat lumayan guna membuat bek sayap AS Roma kerumitan. Sulit buat ke-2 fullback AS Roma yang hanya sesekali dibantu oleh penggempur sayap buat membendung ofensif atas 3 tokoh City ini.

Agen sbobet terpercaya – Defensi Jelek Si Merah Memuluskan Strategi Basel

Category : Artikel

Penantian Liverpool bakal Liga Champions akhirnya berkurang sedikit demi sedikit. Atas mula mereka telah kerumitan menghadapi lawan “gampang” laksana Ludogorets, lebih-lebih lagi pasukan bertabur bintang, Real Madrid.test1

Tadi malam mereka pun kudu susut tahta ke “Liga Malam Jumat”, Liga Europa, setelah cuma main draw 1-1 dengan juara Swiss, Basel.

Liverpool betul-betul mencita-citakan kemenangan untuk luput di bagian 16 besar. Walau demikian sepakan Fabian Frei dalam menit ke-25 justru mengintroduksi mimpi jelek mereka. Jalan Liverpool semakin terjal detik duel udah beredar 1 jam. Lazar Markovic, yang terkini masuk di babak ke dua mengoper Rickie Lambert, mesti diusir sama wasit Bjorn Kuipers.

1 buah gol terjangan lepas dr Steven Gerrard pada menit ke-81 sempat menyulut asa Liverpool, namun demikian hal ini tidak cukup buat menyelamatkan The Reds di babak perdelapanfinal.

Gerrard, yang diistirahatkan akhir minggu dahulu, balik dipasang menjadi starter oleh Brendan Rodgers. Mengenang niat utk menang, si pemandu diberi keikutsertaan yg lebih menyerang juga ditempatkan dalam belakang striker, Lambert.

Berarti itu menjauhi Joe Allen serta Lucas di dalam status di depan empat bek, dengan Jordan Henderson dan Raheem Sterling di sisi kanan juga kiri. Dgn struktur pemain sebagaimana ini, suguhan melebar pula tampak bakal sebagai kunci buat dua fullback mereka.

Namun kubu team tamu, mereka hanya memerlukan impak seri buat luput (dengan perkiraan Ludogorets enggak hendak unggul besar menggulung Madrid – yg agaknya tak perlu berbesar harapan).

Bek pacak sumber Argentina, Walter Samuel, disimpan di bangku cadangan dan baru bermain pada bagian kedua. Gelandang Chile, Marcelo Diaz, & striker muda, Bre’ el Embolo, juga bernasib setara secara Samuel.

Pemandu Paulo Sousa betul2 bagaikan menginstruksikan timnya bagi taksiran bertahan dalam sesi perdana ini. Dengan mengunggulkan banyak pemain muda, mereka jelas berhajat dalam mempergelarkan permainan klise pada sepakbola begitu kru sedang berkunjung pada lapangan lawan: ofensif balik. Walakin yang terjadi malahan sebaliknya, ia dianggap udah dapat meladeni permainan Liverpool yang diantaranya tanpa arah.

The Kop Terlambat Bergolak

Pada bagian pertama Liverpool bertumbuk guna mengatur peluang, tetapi sejumlah periode mereka terus-menerus terlihat terburu-buru. Walaupun di babak itu mereka lebih membendung bola (sejumlah 56%), mereka nggak kerap mengunjungi penjagaan Basel.

Lambert sebagai striker tunggal tampak tercampak seorang diri & hampir gak mendapatkan dukungan. Di putaran pertama ini Liverpool betul-betul tampil jelek dan sama sekali tdk meraup kesempatan emas.

Ini ditunjukkan dengan jumlah operan pada daerah pertahanan lawan. Meskipun nilai yg dicetak sempurna besar, antara lain 80 operan, tetapi cuma 45 operan yang sukses akurat incaran. Kalau dilihat makin rinci juga, operan mereka yg menyongsong arah tengah (menumpu Lambert) serta ke dalam ruang penalti hampir terus-menerus gagal.

Begitupun dgn nominal tembakan pada gawang. Liverpool cuma bisa menciptakan 3 lesakan dgn dua di antaranya tepat incaran, itupun keduanya jatuh akurat dalam tengah-tengah rangkulan kiper. Bandingkan dengan Basel yg pada putaran perdana dapat mengaktualkan tujuh lesakan.

Performa mereka benar2 membaik selepas turun minum. Alberto Moreno & Markovic dimasukkan dalam menambah kelincahan. Nominal operan ke pertahan Basel pun bertambah, dengan 90 operan (64 di antaranya pasti incaran). Tapi selesai Markovic diusir, comeback tampak tambah jadi fatamorgana beri “Si Merah”.

taruhan bola – Tembok Buruk \\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\’Si Merah\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\’ Memudahkan Persiapan Basel

Category : Artikel

Penantian Liverpool akan Liga Champions hasilnya terkikis sedikit demi sedikit. Daripada awal mereka udah kesusahan menahan lawan “gampang” bagaikan Ludogorets, lagi pula club bertabur bintang, Real Madrid.test1

Tadi malam mereka pun harus turun tahta pada “Liga Malam Jumat”, Liga Europa, sehabis hanya tampil imbang 1-1 dengan juara Swiss, Basel.

Liverpool benar-benar menunggu kemenangan bagi luput di sesi 16 gede. Walau demikian sepakan Fabian Frei pada menit ke-25 malahan memprakarsai mimpi jelek mereka. Jalan Liverpool bertambah terjal saat duel tepat melintas satu jam. Lazar Markovic, yang terkini masuk dalam putaran ke 2 menggantikan Rickie Lambert, kudu diusir sama wasit Bjorn Kuipers.

1 buah gol depakan bebas daripada Steven Gerrard di menit ke-81 sempat menyulut kerinduan Liverpool, akan tetapi masalah ini tidak cukup bagi mengamankan The Reds di sesi perdelapanfinal.

Gerrard, yang diistirahatkan akhir minggu lalu, kembali dipasang sebagai starter oleh Brendan Rodgers. Menuakan tujuan guna unggul, sang kapten diberi kedudukan yg makin menyerang dan ditempatkan dalam belakang striker, Lambert.

Berarti ini meninggalkan Joe Allen & Lucas di dalam status dalam depan 4 bek, dengan Jordan Henderson juga Raheem Sterling pada sisi kanan serta kiri. Dgn susunan tokoh laksana itu, suguhan melenceng juga tampak bakal sebagai kunci untuk 2 fullback mereka.

Tetapi persatuan kesebelasan tamu, mereka hanya mencita-citakan impak imbang utk luput (dgn anggapan Ludogorets tidak bakal unggul besar membelot Madrid – yg agaknya tdk perlu berbesar harapan).

Bek berpengetahuan usul Argentina, Walter Samuel, disimpan pada bangku cadangan serta baru main di ronde kedua. Gelandang Chile, Marcelo Diaz, serta striker muda, Bre’ el Embolo, juga bernasib setara secara Samuel.

Pemandu Paulo Sousa memang diantaranya menginstruksikan timnya buat taksiran bertahan dalam bagian perdana tersebut. Dgn menggantungkan banyak tokoh muda, mereka pasti berniat buat mempertunjukkan permainan klise di sepakbola ketika pasukan sedang tiba di kandang lawan: serangan balik. Walakin yg tercipta malahan sebaliknya, ia dianggap telah sukses membalas suguhan Liverpool yg menyerupai tanpa arah.

The Kop Terlambat Bergolak

Dalam babak perdana Liverpool bertanding dalam menobatkan peluang, namun demikian beberapa kali mereka terus-menerus tampak terburu-buru. Padahal di sesi ini mereka lebih menguasai bola (sekitar 56%), mereka gak sering mengunjungi penjagaan Basel.

Lambert setaraf striker tunggal tampak terdampar seorangan serta hampir tidak memperoleh dukungan. Pada ronde mula-mula tersebut Liverpool benar-benar tampil buruk juga sama sekali tdk punya peluang emas.

Ini ditunjukkan dengan total operan pada lingkungan pertahanan lawan. Meskipun angka yg dicetak lumayan besar, adalah 80 operan, tapi cuma 45 operan yg makbul akurat bidikan. Kalau dipandang kian rinci juga, operan mereka yang menumpu arah tengah (menumpu Lambert) serta ke dalam kotak penalti hampir terus-menerus gagal.

Sama dgn nominal sepakan pada gawang. Liverpool hanya bisa menciptakan 3 tembakan dgn dua di antaranya akurat sasaran, itupun dua-duanya jatuh akurat pada tengah-tengah rangkulan kiper. Bandingkan dgn Basel yang di dalam sesi perdana berjaya menciptakan 7 tembakan.

Gaya mereka benar-benar segar sesudah turun minum. Alberto Moreno serta Markovic dimasukkan bagi menaikkan kecergasan. Banyak operan di pertahan Basel pun menonjol, dgn 90 operan (64 di antaranya pasti incaran). Tapi selesai Markovic dikeluarkan, comeback hadir bertambah jadi fatamorgana beri “Si Merah”.

Judi di internet – Dua Gol Van Persie Mengantar MU Taklukkan Southampton

Category : Artikel

Manchester United balik daripada kunjungannya ke Southampton dgn 3 poin usai unggul 2-1. Robin van Persie oleh sebab itu satria kemenangan lewat dua golnya, sekalian memanggul timnya merasuk pada 3 besar Premier League.test1

Melawat ke St. Mary’s, Selasa (9/12/2014) subuh WIB, MU sejatinya kalah dominan disamakan tuan rumah. Whoscored menyusun tim besutan Louis van Gaal kalah penguasaan bola dgn 46, 5% berbanding 53, 5%.

Soal peluang kendati demikian. ‘Setan Merah’ cuma mencopot 3 lesakan seputar pertandingan dengan dua di antaranya mengarah di gawang serta berbuah gol. Sementara Soton miliki 15 percobaan dengan empat yang akurat incaran.

Van Persie memapah MU menang makin dulu dalam menit ke-12, sebelum lalu disamakan sama Graziano Pelle pada menit ke-31. Walaupun langsung ditekan oleh tuan rumah, MU telanjurkan bisa mencuri gol ke-2 dalam menit ke-71 lagi-lagi oleh Van Persie.

Gara-gara kemenangan ini, MU bertambah ke urutan tiga utk mula-mula kalinya musim ini. Wayne Rooney dkk. menoreh nilai 28 dari 15 rivalitas, tertinggal lima angka daripada Manchester City pada posisi dua dan delapan poin atas Chelsea dalam puncak klasemen. Sementara Soton harus menjunjung kekalahan ke 3 dengan sambung-menyambung. Oleh karenanya mereka kendati mundur ke tahapan lima dengan 26 angka.

Jalannya Pertandingan

MU hadir pada kandang Soton dengan diperkuat kembali Wayne Rooney selesai sehat dr cedera. Dalam lini belakang, Louis van Gaal memilih mementaskan bek muda Paddy McNair juga mengangkat John Evans di kursi cadangan

Tuan rumah bertambah dahulu mengancam dalam menit ke-4. Sasaran silang Ryan Bertrand ditanduk Shane Long tapi bola masih melambung.

Sepakan on target perdana MU langsung berbuah gol pada menit ke-12. Semula Rooney berupaya merasuk dalam sisi kiri dengan melewati Nathaniel Clyne. Akan tetapi bola sodorannya terlalu jauh & dikuasai Jose Fonte.

Fonte lantas pendapat mengerjakan back pass terhadap Frasier Forster, namun demikian malang baginya sepakannya teramat lambat. Robin van Persie dgn cekatan mengejar bola & menceploskannya di gawang atas jarak dekat dgn mengalahkan Forster.

Aksi balasan atas Soton tampak tiga menit dan kemudian. Umpan silang Steven Davis disambut sundulan Graziano Pelle. Sedang melenceng ke kiri.

Di menit ke-27 tuan rumah balik memiliki kesempatan. Umpan silang mendatar Dusan Tadic atas sisi kiri diterima Pelle di dalam tempat penalti juga diakhiri dengan tembakan mendatar. Tetap mudah diantisipasi sama David De Gea.

Upaya Soton menyinkronkan kedudukan berbuah dalam menit ke-31. Umpan silang Shane Long daripada sisi kanan diterima Tadic yg setelah itu menepatkan bola ke gawang, namun demikian diblok bek MU. Bola lalu bergerak liar ke pada lingkup Pelle. Tanpa ampun penyerang internasional Italia ini menendang bola keras-keras dari jarak dekat.

Tuan rumah nyaris menggandakan skornya pada menit ke-35. Kesalahan McNair saat menghendaki menyapu bola malahan mengarahkannya pada Long yg hadir lumayan bebas di deket gawang. Beruntung beri MU, sepakan Long melambung

Jelang babak mula-mula khatam, MU mencatatkan peluang lewat Van Persie. Mendapatkan sodoran Ander Herrera dalam sebelah kiri di dalam box penalti, Van Persie melepaskan percobaan dgn kaki kirinya. Tapi bola hanya menjamah jala samping.

Soton memiliki kesempatan apik dalam menit ke-52. Atas sisi kiri, Tadic menyampaikan umpan silang di Long di tiang jauh yg tak terkawal. Dgn bebas Long menanduk bola di arah gawang, namun digagalkan refleks cemerlang De Gea.